Cara Mudah Setup MariaDB 11.8 LTS di Ubuntu 24.04 LTS
Pengantar
MariaDB adalah sistem manajemen database open-source yang digunakan secara luas untuk website, aplikasi web, dan berbagai layanan server. MariaDB dikembangkan sebagai pengganti MySQL dengan fokus pada performa, stabilitas, dan keterbukaan lisensi.
Salah satu alasan utama memilih MariaDB adalah ketersediaan versi LTS (Long Term Support). MariaDB 11.8 LTS dirancang untuk penggunaan jangka panjang, khususnya di lingkungan server produksi.
Keunggulan MariaDB versi LTS antara lain:
- Dukungan keamanan dan bug fix lebih lama
- Update keamanan dirilis secara rutin tanpa harus sering upgrade versi mayor.
- Stabil untuk server produksi
- Perubahan fitur lebih terkontrol sehingga risiko error lebih kecil.
- Kompatibilitas jangka panjang dengan aplikasi dan OS
- Cocok untuk sistem yang membutuhkan konsistensi dalam waktu lama.
Persiapan Sistem
Sebelum memulai instalasi MariaDB 11.8 LTS, pastikan sistem Ubuntu 24.04 LTS sudah siap digunakan.
Beberapa hal yang perlu diperhatikan:
- OS menggunakan Ubuntu 24.04 LTS
- Akses ke server sebagai root atau user dengan hak sudo
- Update sistem Ubuntu 24.04 LTS (sudo apt update && sudo apt upgrade).
- Koneksi internet stabil
Update dan Menambahkan Repository MariaDB 11.8
Repository bawaan Ubuntu umumnya menyediakan versi MariaDB yang lebih lama. Agar dapat menggunakan MariaDB 11.8 LTS, diperlukan repository resmi dari MariaDB supaya mendapatkan versi terbaru serta update keamanan secara langsung
- Lakukan update sistem terlebih dahulu
sudo apt update - Install paket pendukung:
sudo apt install curl software-properties-common -y - Menambahkan repository MariaDB di Ubuntu 24.04 LTS
curl -LsS https://r.mariadb.com/downloads/mariadb_repo_setup | \ sudo bash -s -- --mariadb-server-version=11.8 - Cek repo:
apt-cache policy mariadb-server
Pastikan muncul 11.8.x.
- Setelah repository berhasil ditambahkan, update kembali daftar paket:
sudo apt update
Instalasi MariaDB 11.8 LTS
Setelah repository berhasil ditambahkan, proses instalasi bisa dilakukan.
- Instalasi MariaDB server dan client
sudo apt install mariadb-server mariadb-client -y - Cek versi MariaDB
mariadb --versionOutput:
root@lab:~# mariadb --version mariadb from 11.8.5-MariaDB,
Konfigurasi Awal MariaDB
Setelah instalasi selesai, lakukan konfigurasi keamanan dasar.
- Menjalankan konfigurasi keamanan
Pada MariaDB versi terbaru (termasuk 11.8 LTS), perintah yang digunakan adalah:
sudo mariadb-secure-installationLangkah mariadb-secure-installation :
- Enter current password: Enter
- Aktifkan unix_socket authentication:Y
- Ganti password root MariaDB: Y
- New password: isi password baru
- Re-enter password: ulangi password
- Hapus anonymous user: Y
- Nonaktifkan login root dari remote: Y
- Hapus database test: Y
- Reload privilege tables : Y
Membuat User dan Database (Opsional)
Untuk kebutuhan aplikasi, disarankan membuat database dan user khusus
- Membuat database baru
- Login ke MariaDB:
sudo mariadb - Buat database:
CREATE DATABASE namadb; - Membuat user dan memberikan hak akses
CREATE USER 'userdb'@'localhost' IDENTIFIED BY 'passwordkuat'; GRANT ALL PRIVILEGES ON namadb.* TO 'userdb'@'localhost'; FLUSH PRIVILEGES; EXIT;Buat User dan password sesuai dengan yang kita inginkan
- Login ke MariaDB:
Menguji MariaDB
- Login ke MariaDB
menggunakan user database:
mariadb -u userdb -p - Mengecek versi MariaDB
SELECT VERSION();Output :
MariaDB [(none)]> SELECT VERSION(); +------------------------+ | VERSION() | +------------------------+ | 11.8.5-MariaDB-ubu2404 | +------------------------+ 1 row in set (0.000 sec) - Mengecek status service MariaDB
Output :sudo systemctl status mariadb
Tips Optimasi dan Keamanan
- Konfigurasi file my.cnf untuk performa optimal
- File konfigurasi utama MariaDB di Ubuntu berada di:
/etc/mysql/mariadb.conf.d/50-server.cnf - Contoh konfigurasi dasar:
[mysqld] innodb_buffer_pool_size = 1G innodb_log_file_size = 256M max_connections = 200 thread_cache_size = 50 query_cache_type = 0 query_cache_size = 0Penjelasan singkat:
-
innodb_buffer_pool_size
Menentukan alokasi RAM untuk InnoDB. Idealnya 60–70% dari total RAM jika server khusus database. -
innodb_log_file_size
Meningkatkan performa write untuk database dengan transaksi tinggi. -
max_connections
Batasi jumlah koneksi agar server tidak overload. -
query_cache
Dinonaktifkan karena sudah tidak efektif di versi MariaDB terbaru.
-
- Setelah melakukan perubahan, restart MariaDB:
systemctl restart mariadb
- File konfigurasi utama MariaDB di Ubuntu berada di:
- Backup rutin dengan mysqldump
- Backup satu database:
mysqldump -u root -p namadb > namadb_backup.sql - Backup semua database:
mysqldump -u root -p --all-databases > alldb_backup.sql
- Backup satu database:
- Batasi akses remote hanya untuk IP tertentu
Secara default, MariaDB hanya mendengarkan koneksi dari localhost, yang sudah cukup aman. Jika memang perlu akses dari server lain, sebaiknya dibatasi hanya dari IP tertentu.
- Contoh user hanya boleh login dari IP tertentu:
CREATE USER 'appuser'@'192.168.1.10' IDENTIFIED BY 'passwordkuat'; GRANT ALL PRIVILEGES ON namadb.* TO 'appuser'@'192.168.1.10'; FLUSH PRIVILEGES;
- Contoh user hanya boleh login dari IP tertentu:
Kesimpulan
Setup MariaDB 11.8 LTS di Ubuntu 24.04 LTS dapat dilakukan dengan langkah yang jelas dan terstruktur, mulai dari persiapan sistem, penambahan repository resmi, instalasi, hingga konfigurasi keamanan dasar.
Penggunaan versi LTS sangat penting untuk menjaga stabilitas server produksi dan memastikan kompatibilitas jangka panjang dengan aplikasi serta sistem operasi. Dengan konfigurasi yang tepat, MariaDB siap digunakan sebagai database yang stabil, aman, dan andal.


